Powered by Blogger.
RSS

Friday, December 3, 2010

Siroh Nabi Muhammad SAW - Bag 3

Assalamu'alaikum,wr.wb

Apa yg akan kita bahas ini berkaitan dengan sejarah Rasulullah SAW, dimana Masalah sejarah adalah hal yg sangat penting mengingat Rasulullah Mendapat Motivasi yg besar dengan Membaca Sejarah Nabi2 yg terdahulu.. misalnya Sejarah perjuangan Nabi Nuh, yg kurang lebih 920tahun berdakwah namun hanya sedikit yg beriman..
Sejarah Nabi Ibrahim, yg sampai di bakar hingga ketaatannya kepada Allah, yg bersedia menyembelih anaknya..
Nabi Musa As, yg kaummnya begitu keras kepala (bani Israil/yahudi) faksusil kasasah..,
ceritakanlah kepada mereka itu kisah2 sehingga mereka mengambil pelajaran dari kisah tersebut..

jadi sebagaimana yg lalu kita bahas, dimana kita menceritakan tentang terjadinya suatu Tahun yg dsebut tahun duka cita, dimana meninggal org2 yg membela langsung Rasulullah, istri tercinta Hadijah, Paman Rasul Abu thalib(yg meski tdk beriman namun tetap membela Rasul)
Setelah itu (tahun duka cita) beliau Berhijrah ke kota Taif degn harapan jika di mekkah tdk dpat diterima beliau berharap di kota taif msyrkt dpt di menerima ajaran/dakwah beliau, namun ternyata di kota taifrasul dihusir dan pemuda2..
yang kemudian berbuah layaknya hadiah dari Allah SWT berupa Perjalanan Isra' Mi'raj (berupa perjalanan yg ajaib dan luar biasa) diperjalankan semalam dari masjidil haram-masjidil aqsa-hingga sidratul muntaha,
untuk kemudian menerima perintah Sholat 5 kali sehari

setelah Rasulullah mengalami perjalanan isra-miraj, dimana meskipun banyak penduduk yg menolak dakwahnya namun beliau tetap mencoba sebagaimana kita ketahui ibadah haji telah ada sejak Nabi Ibrahim, maka pada suatu musim haji, rasulullah mencoba mendekati 7 org yg dtng ke kota mekkah,
dan org2 yg diajak ini saling berbisik dan mengatakan inilah nabi yg dijanjikan datang


setelah rasulullah menyampaikan kepada 7org madinah ini tentang islam, mereka menerima dan menyatakan baiat mereka kepada Rasulullah.. setelah kembali ke kotanya (madinah) mereka kemudian mendatangi rumah ke rumah menyampaikan tentang islam, dan kemudian pada tahun ke-11/12 musim haji berikutnya datanglah 70org laki2 dan 2 org perempuan dari madinah ke mekkah dan sementara mereka melaksanakan ibadah haji, mereka diam2 pd malam harinya didakwahi oleh Nabi dan mereka melakukan bayiat Aqabah ke 2, dimana semuanya menjamin sekiranya rasul ingin berdakwah ke Madinah, mereka akan siap membela Nabi dengan jiwa dan Harta mereka, sebagiamana mereka mebela anak dan istrinya, sehingga RAsulullah bersiap2 untuk melaksanakan Hijrah dari kota Mekkah ke Madinah..
akan tetapi dipihak Kafir, mereka pun merundingkan u/ menghalangi dakwah rasulullah, beberapa opsi diantaranya Rasul dipenjarakan saja, namun opsi tsb terbantahkan dengan kekhawatiran bahwa keluarganya tdk akan membiarkan hal tsb dan melawan kita), kemudian opsi lainnya di buang saja jangan tinggal di mekkah (namun gugur karena kehawatiran dakwah rasul yg akan berkembang di daerah tsb dan balik menyerang kita), sehingga pilihannya jatuh pada oopsi untuk membunuh Rasul dengan menggunakan perwakilan dari masing2 suku di mekkah, untuk sama2 membunuh nabi, sehingga jika rasul berhasil di bunuh oleh perwakilan suku2 maka keluarganya tdk bisa menuntut karena akan menghadapi banyak suku tsb..
akhirnya pada malam itu mereka mengepung Rumah RAsulullah,
namun maha Tahu Allah, Rasulullah mendapat perintah untuk meninggakkan Rumah nya, dan sebelumnya Nabi berhijrah, beliau meminta Sayyidina Ali untuk tidur di tempat tidur Rasulullah saw, dan beliau membaca firman Allah Wajaalna minbayni Saddan wamin halfihi saddan ..

kami memberikan di hadapan mereka itu penutup dan dibelakng mereka tutupan, maka rasul keluar tanpa dilihat oleh org2 yg telah mengepungnya, krn mereka sempat merasakan kantuk dan tertidur sejenak.. dan setelah mereka tesadar mereka mengintip rumah rasul mereka mengira masih ada


(belum rampung.. ^_^

Friday, November 19, 2010

Dokumentasi Kegiatan MTT







Pelakasanaan Kurban 1431 H bersama Telkomsel @ All Branch Regional IX 

Thursday, November 18, 2010

Sikap Qana'ah & Aplikasinya..

Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamu'alaikum,wr.wb
Alhamdulillahi rabbilalamin, Shalawat teriring salam kepada baginda Nabiullah Muhammad (SAW)..

mengawali pembahasan kita mengenai sikap qanaah & bagaimana aplikasinya, terlebih dahulu mesti kita jelaskan mengenai :
Bagaimana cara Allah memudahkan Rezekynya,
Bagaimana Allah menjelaskan dirinNYA sebagai pemberi Rezky,
Bagaimana Allah menjelaskan dirinya adalah satu2nya dzat yg tak terbantahkan sebagai sumber dari segala macam kebaikan yg kita dapatkan
setelah itu, barulah kemudian Allah menjelaskan bagaimana menggunakan kemurahan2 Allah, bagaimana menggunakan nikmat2 yg datang dari sisiNYA ini untuk kehidupan kita..

Maka Allah SWT menjelaskan dalam beberapa ayat-ayat yg turun di Madinah
"Allah akan menguji kalian dengan nikmat yg datang dari sisi-NYA.."
bahkan diantara ayat yg banyak kita dengar, Allah memerintahkan
"waanfiku mimmarazaknakum min kabli an ya'tiya ahadakum, fayakula rabbi lalula akhartani.."
ayat ini menegaskan bahwa betapa seorang manusia bahwa nikmat yg diterima itu, harus ia gunakan untuk memberikan kemaslahatan, sebelum rezeky itu tdk bisa lagi ia gunakan untuk kemanfaatan, jangankan untuk orgn lain bahkan dirinya sndiri, dikarenakan ajal telah menjemputnya.. karena sesungguhnya Rezeky yg ditinggalkan (ditinggal mati), kemungkinan hanya akan meninggalkan 2 perkara/kemungkinan:
1. kemungkinan untuk tetap bermanfaat baginya, atau
2. kemungkinan untuk tidak lagi memberikan apa2 baginya, bahkan bisa menjadi malapetaka baginya, dikarenakan harta yg ditinggalkannya itu menjadi sumber perselisihan dan sumber permusuhan bagi yg lain.

(tobeContinue...)

Thursday, October 14, 2010

Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Mencoba mengambil Resume dari KAJIAN Hari ini...

Bismillahirahmanirrahim…
Bulan Dzulhijjah merupakan bulan yang mulia, didalamnya terdapat hari Arafah yaitu hari dimana para jamaah haji dari seluruh penjuru dunia wukuf disana, begitu juga Hari Raya Idul Adha yang merupakan salah satu hari raya kaum muslimin, dimana Allah Taalaa Mensyariatkan bagi yang mampu untuk berkurban .

beribadah pada sepuluh hari pertama dibulan Dzul Hijjah sangat dianjurkan sebagaimana sabda Rasulullah shallawahu alaihi wasallam :

عن ابن عباسرضي الله عنهما- قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (( ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله من هذه الأيام العشر )) ، فقالوا : يا رسول الله ! ولا الجهاد في سبيل الله ؟ . فقال رسول صلى الله عليه وسلم : (( و لا الجهاد في سبيل الله ، إلا رجل خرج بنفسه وماله ، فلم يرجع من ذلك بشيء ))
Dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma berkata : Rasulullah shallawahu alaihi wasallam bersabda : (( tidak ada satu haripun amal shalih diwaktu itu lebih dicintai Allah dari sepuluh hari ini )), lalu mereka berkata : Ya Rasulullah ! walaupun jihad di jalan Allah sekalipun ? Maka Rasulullah shallawahu alaihi wasallam : (( walaupun jihad dijalan Allah , kecuali seorang yang keluar dengan diri dan hartanya, lalu tidak kembali lagi dengan semua itu ))HR Imam Bukhari (2/382-383-Fath ) Abu Dawud (2438) dan Turmudzi (1/145)

Puasa sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah :

Dan termasuk ibadah yang disyariatkan dalam sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah adalah puasa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

عَنْ هُنَيْدَةَ بْنِ خَالِدٍ عَنْ امْرَأَتِهِ عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنْ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ
Dari Hunaidah bin Khalid dari istrinya dari sebagian istri Nabi shallawahu alaihi wasallam : ((bahwa Rasulullah shallawahu alaihi wasallam dahulu berpuasa Sembilan hari bulan Dzul Hijjah dan hari Asyura dan tiga hari pada setiap bulan senin pertama dan khamis pertama dari bulan itu ))HR Abu Dawud Dishahihkan Syaikh Albani.

Puasa Hari Arafah :
Dan lebih ditekankan lagi adalah puasa hari kesembilan bulan Dzul Hijjah yaitu hari Arafah bagi yang tidak melaksanakan haji sebagaimana dalam hadits :

عن أبي قتادةرضي الله عنه - : أن رجلاً أتى النبي صلى الله عليه وسلم فقال : كيف تصوم ؟ فغضب رسول الله صلى الله عليه وسلم .... ثم قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (( ثلاث من كل شهر ، ورمضان إلى رمضان ، فهذا صيام الدهر كله ، صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفّر السنة التي قبله ، والسنة التي بعده ، وصيام يوم عاشوراء أحتسب على الله أن يكفِّر السنة التي قبله))
Dari Abu Qatadah radhiallahu anhu : Bahwa seorang laki mendatangi Nabi shallawahu alaihi wasallam lalu berkata : Bagaimana anda berpuasa ? lalu Rasulullah shallawahu alaihi wasallam pun marah. kemudian Rasulullah shallawahu alaihi wasallam bersabda : "tiga hari dari setiap bulan, dari Ramadhan ke Ramadhan lagi, maka ini seperti puasa setahun penuh, puasa hari Arafah aku mengharap dari Allah untuk menggugurkan dosa tahun lalu, dan tahun yang akan datang, dan puasa hari Asyura aku mengharap dari Allah dapat menggugurkan dosa setahun yang lalu ))
(HR Muslim)

Anjuran Berkurban:

Bagi kita yang  belum berkesempatan Wukuf di ARAFAH , dianjurkan juga agar sedapat mungkin bisa melaksanakan ibadah Kurban pada hari hari yang telah di tentukan yaitu pada hari idul adha dan har tasyrik 11 ,12 , 13 Dzulhijjah.
Hewan kurban yang di sembelih pada tanggal 10 dzulhijjah harus disembelih setelah sholat iedul adha.

Barang siapa yang menyembelih hewan kurbannya sebelum dia (Imam) melakukan shalat atau sebelum kami melakukan shalat maka hendaknya dia menyembelih sembelihan lain sebagai gantinya, dan barang siapa yang belum menyembelih maka hendaknya dia menyembelih dengan membaca ‘bismillah’”. HR. Muslim

Demikian yang bisa kami resume kan , kalo ada yang salah mohon di maafkan dan di koreksi demi kebaikan bersama ,itu karena kami juga manusia biasa. Kalo yang benar pasti datangnya dari ALLAH SWT , semoga kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran.
JZK
W.Alimuddin