Powered by Blogger.
RSS

Thursday, October 14, 2010

Keutamaan Bulan Dzulhijjah

Mencoba mengambil Resume dari KAJIAN Hari ini...

Bismillahirahmanirrahim…
Bulan Dzulhijjah merupakan bulan yang mulia, didalamnya terdapat hari Arafah yaitu hari dimana para jamaah haji dari seluruh penjuru dunia wukuf disana, begitu juga Hari Raya Idul Adha yang merupakan salah satu hari raya kaum muslimin, dimana Allah Taalaa Mensyariatkan bagi yang mampu untuk berkurban .

beribadah pada sepuluh hari pertama dibulan Dzul Hijjah sangat dianjurkan sebagaimana sabda Rasulullah shallawahu alaihi wasallam :

عن ابن عباسرضي الله عنهما- قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (( ما من أيام العمل الصالح فيهن أحب إلى الله من هذه الأيام العشر )) ، فقالوا : يا رسول الله ! ولا الجهاد في سبيل الله ؟ . فقال رسول صلى الله عليه وسلم : (( و لا الجهاد في سبيل الله ، إلا رجل خرج بنفسه وماله ، فلم يرجع من ذلك بشيء ))
Dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma berkata : Rasulullah shallawahu alaihi wasallam bersabda : (( tidak ada satu haripun amal shalih diwaktu itu lebih dicintai Allah dari sepuluh hari ini )), lalu mereka berkata : Ya Rasulullah ! walaupun jihad di jalan Allah sekalipun ? Maka Rasulullah shallawahu alaihi wasallam : (( walaupun jihad dijalan Allah , kecuali seorang yang keluar dengan diri dan hartanya, lalu tidak kembali lagi dengan semua itu ))HR Imam Bukhari (2/382-383-Fath ) Abu Dawud (2438) dan Turmudzi (1/145)

Puasa sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah :

Dan termasuk ibadah yang disyariatkan dalam sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah adalah puasa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

عَنْ هُنَيْدَةَ بْنِ خَالِدٍ عَنْ امْرَأَتِهِ عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنْ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ
Dari Hunaidah bin Khalid dari istrinya dari sebagian istri Nabi shallawahu alaihi wasallam : ((bahwa Rasulullah shallawahu alaihi wasallam dahulu berpuasa Sembilan hari bulan Dzul Hijjah dan hari Asyura dan tiga hari pada setiap bulan senin pertama dan khamis pertama dari bulan itu ))HR Abu Dawud Dishahihkan Syaikh Albani.

Puasa Hari Arafah :
Dan lebih ditekankan lagi adalah puasa hari kesembilan bulan Dzul Hijjah yaitu hari Arafah bagi yang tidak melaksanakan haji sebagaimana dalam hadits :

عن أبي قتادةرضي الله عنه - : أن رجلاً أتى النبي صلى الله عليه وسلم فقال : كيف تصوم ؟ فغضب رسول الله صلى الله عليه وسلم .... ثم قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (( ثلاث من كل شهر ، ورمضان إلى رمضان ، فهذا صيام الدهر كله ، صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفّر السنة التي قبله ، والسنة التي بعده ، وصيام يوم عاشوراء أحتسب على الله أن يكفِّر السنة التي قبله))
Dari Abu Qatadah radhiallahu anhu : Bahwa seorang laki mendatangi Nabi shallawahu alaihi wasallam lalu berkata : Bagaimana anda berpuasa ? lalu Rasulullah shallawahu alaihi wasallam pun marah. kemudian Rasulullah shallawahu alaihi wasallam bersabda : "tiga hari dari setiap bulan, dari Ramadhan ke Ramadhan lagi, maka ini seperti puasa setahun penuh, puasa hari Arafah aku mengharap dari Allah untuk menggugurkan dosa tahun lalu, dan tahun yang akan datang, dan puasa hari Asyura aku mengharap dari Allah dapat menggugurkan dosa setahun yang lalu ))
(HR Muslim)

Anjuran Berkurban:

Bagi kita yang  belum berkesempatan Wukuf di ARAFAH , dianjurkan juga agar sedapat mungkin bisa melaksanakan ibadah Kurban pada hari hari yang telah di tentukan yaitu pada hari idul adha dan har tasyrik 11 ,12 , 13 Dzulhijjah.
Hewan kurban yang di sembelih pada tanggal 10 dzulhijjah harus disembelih setelah sholat iedul adha.

Barang siapa yang menyembelih hewan kurbannya sebelum dia (Imam) melakukan shalat atau sebelum kami melakukan shalat maka hendaknya dia menyembelih sembelihan lain sebagai gantinya, dan barang siapa yang belum menyembelih maka hendaknya dia menyembelih dengan membaca ‘bismillah’”. HR. Muslim

Demikian yang bisa kami resume kan , kalo ada yang salah mohon di maafkan dan di koreksi demi kebaikan bersama ,itu karena kami juga manusia biasa. Kalo yang benar pasti datangnya dari ALLAH SWT , semoga kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran.
JZK
W.Alimuddin

No comments:

Post a Comment